Kisah Penceramah Kondang Yang Menarik

Dikisahkan: Seseorang yang bijak datang kesebuah desa dan menetap disana untuk memberikan suatu ceramah pencerahan. Ketika waktu Ia akan berceramah, orang orang desa berramai-ramai datang untuk memenuhi balai desa untuk mendengarkan ceramahnya.

Ceramahnya ini sangat menarik bahkan sampai menyentuh hati, sehingga membuat orang orang desa tersebut mendapatkan pencerahan yang berarti & lebih baik. Karena itulah Mereka selalu tak sabar & menunggu datangnya minggu-minggu berikutnya.

Namun, dibalik itu semua penduduk desa tersebut menemukan fakta kejanggalan terhadap Orang bijak ini yang ternyata selalu menyampaikan ceramah dengan topik yang sama. merekapun akhirnya merasa curiga bahwa orang ini sebenarnya seorang yang penipu dalam menyampaikan ceramahnya yang hanya mengetahui satu materi ceramah saja.

Pada minggu berikutnya penduduk desa tersebut tak dapat lagi menahan kesabarannya, mereka beramai-ramai mendatangi orang bijak ini dan bertanya kepadanya: ” Apakah anda tak ada topik ceramah pencerahan yang lainnya?” Orang bijak tersebut hanya terdiam & tersenyum, kemudian berkata kepada mereka

” Saya belum melihat Anda sendiri sudah melakukan apa yang saya sampaikan dalam ceramah yang pertama, Jadi mengapa saya harus membebani anda dengan pencerahan hal yang lainnya?”

Kejadian seperti diatas ini, menjadi inspirasi Apa yang diperbuat oleh orang bijak tersebut sebetulnya sering juga kita alami. Banyak diantara kita yang kerap merasa cukup hanya dengan mengetahui sesuatu saja, tanpa memahami & mencermatinya. Kita sering kali banyak membaca buku, mengikuti berbagai diskusi atau seminar, menghadiri berbagai pelatihan. Namun perilaku kita tidak juga berubah.

Kita tidak melakukan apa apa untuk perubahan hidup. kebiasaan lama yang tidak efektif masih terus kita jalankan. Ini tentu saja sebuah pemborosan biaya. Akhirnya Ilmu & pengetahuan anda milik bukan lagi menjadi sebuah investasi, Melainkan menjadi sebuah beban.

Ingat informasi yang anda dapatkan hanya akan menjadi pengetahuan, jika memang berguna bagi aktivitas & hidup anda. Sehingga menjadikan pengetahuan akan menjadi sebuah pola pemikiran yang luarbiasa, Jika Anda menggunakan pengetahuan yang anda miliki dalam kapasitas pengalaman hidup yang lebih berarti & efektif.
Namun diam2 dalam bathin saya mengatakan sebuah apresiasi tentang hidup yang sangat luar biasa ini diperlukan sebuah topik kelanjutan dalam penerapannya,yaitu “To Do n Not To Be” (untuk apa & Bukan Untuk), Bukan sia2 ketika pelatihan dilakukan tanpa ada perubahan perilaku apapun?

sumber : filsafat.kompasiana.com

Infor lain :

  • Keuntungan Tidur di Lantai
  • Cara Setting Jaringan Wireless Ad Hoc di Windows XP
  • 5 Alasan Pergi Bersama Kekasih ke Tempat Romantis
Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published.