Jakarta – Pengelola minimarket Indomaret, PT Indomarco Prismatama sangat optimistis pospek pertumbuhan ritel moderen di Indonesia. Indomaret mematok kenaikan omzet 30% menjadi Rp 23 triliun tahun 2012.
Untuk merealisasikan target moset tersebut, perseroan siap menambah 1.000 toko atau gerai baru tahun ini dari total outlet Indomaret yang kini sudah beroperasi sebanyak 6.003 toko.
“Kita akan tambah 1.000 toko tahun ini,” kata Direktur Marketing Indomarco, Wiwiek Yusuf di Jakarta, Senin (30/1/2012).
Wiwiek menambahkan, sepanjang 2011 perseroan berhasil meraih omset Rp 18 triliun, atau naik 28% dari catatan periode sebelumnya. Seiring pertumbuhan penduduk, mini market pun masih menjadi bisnis yang menjanjikan.
“Kita lihat dari penduduk kita yang 200 juta. Mini market baru sekitar 12.000-an. Potensinya masih besar. Omzet kami targetkan naik 30% tahun ini,” katanya.
Rencananya 1.000 toko baru akan tersebar di Indonesia. Perseroan semakin ekspansif ke wilayah luar Pulau Jawa, dan masuk sampai tingkat kecamatan.
Untuk mendukung penambahan toko, Indomarco segera menambah tiga distribution center (DC) baru di Bali, Pekanbaru, serta Samarinda. DC berfungsi sebagai penghubung (hub) logistik barang ke minimarket perseroan.
“Umumnya satu DC mengakomodir 400 mini market. Bisa juga lebih kecil, 200 toko. Dibawah itu, tidak bisa karena tidak efisien,” paparnya. Investasi pembangunan DC diperkirakan mencapai Rp 150 miliar.
Incoming search terms:
- pt indomarco prismatama tahun 2012
- Akun twitter indomaret
- akun twitter indomart
